Berita  

Warga Desa Parbatasan Simpang Durian Menggantungkan Hidup Di Eks Tambang PT M3

banner 120x600
banner 468x60

Mandailing Natal|Topannews.com.–Warga Desa Parbatasan Dusun Simpang Durian Kelurahan Tapus Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara membutuhi kehidupan keluarga hanya mengadu nasib di lahan bekas tambang PT M3 di Pulo padang ini di sebabkan susahnya untuk mencari pekerjaaan juga terbatasnya lahan untuk bertani masyarakat desa Parbatasan dusun Simpang Durian hanya dengan menggantungkan Hidup keluarga sehari hari dengan Bertambang di lokasi berkas lahan tambang PT M3 di yang sudah beberapa tahun di tinggalkan di Pulo Padang

Warga Dusun Simpang Durian inisial dengan “M”mengungkapkan pada awak media minggu 30/11/25 susahnya untuk menghidupi kebutuhan keluarga kami dan untuk menyekolahkan anak kami sehari hari akibat lahan pertanian ataupun lapangan kerja yang susah untuk di dapatkan sehingga kami tidak ada pilihan lain makanya kami bertambang di lokasi berkas PT M3 yang sudah lama ditinggalkan dan itu hasilnyapun kadang cuma 100 atau 150 ribu perhari sebab yang namanya mencari rezeki yang tidak kelihatan maka hasilnyapun tidak bisa di pastikan kadang juga tidak ada sama sekali hanya tinggal merasakan capeknya

banner 325x300

“M” juga menyampaikan “memang Pemerintah kita telah melakukan himbauan agar bertambang tidak memakai alat berat tapi lahan yang kami hadapi itu tidak memungkinkan bisa kami lakukan secara manual, mengingat kedalamnya mencapai 20 sampai dengan 30 meter makanya kami sepakat mencarikan toke yang bisa untuk membantu kami dengan menyiapkan alat berat dan ini semua demi untuk menjaga keselamatan kami bersama yang bertambang di lokasi lahan tersebut ,

Dan kami juga bertambang bukan di lokasi lahan HPH maupun di lokasi Bataran sungai ,sudah jelas kita ketahui bekas Lahan PT M3 yang sudah hampir habis hasilnya makanya di tinggalkan dan ini semua masyarakat lakukan hanya semata mata untuk memenuhi kebutuhan kami sehari hari dan untuk biaya sekolah anak anak kami

Dan kami warga dusun Simpang Durian yang bertambang bukanlah untuk memperkaya diri sendiri ataupun ingin memperkaya segelintir orang di Dusun Simpang Durian ini semata-mata demi untuk memenuhi kebutuhan hidup kami sehari hari untuk menyekolahkan anak anak kami ,” tutupnya

(TIM)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *